Langsung ke panduan
AU Studioa little space for big storiesBuka studio
PANDUAN FAKE CHAT WHATSAPP

Bikin fake chat WhatsApp yang punya cerita.

Fake chat WhatsApp bisa menjadi adegan, bukan sekadar deretan balasan. Di AU Studio, kamu menyusun percakapan fiksi untuk cerita alternate universe (AU), mengatur waktu, lalu mengekspornya sebagai gambar. Mulai dari satu konflik kecil: pesan terlambat, rekaman lama, atau pertanyaan yang belum dijawab.

Buat cerita AU

Mulai dari sini

  1. Kenalkan kontak dan situasinya

    Buka editor WhatsApp, lalu isi Nama kontak, Foto profil, dan Status kontak pada tab Kontak. Gunakan karakter rekaan dan gambar yang boleh kamu pakai. Pada tab Pesan, isi tanggal percakapan agar pembaca tahu kapan adegannya terjadi.

  2. Atur tempo, bukan hanya teks

    Tambahkan pesan dari kontak atau dari kamu. Jam otomatis menyediakan pola Natural dengan jeda berulang 1, 3, 2 menit, atau Jeda tetap. Matikan otomatis untuk menentukan waktu sendiri. Sisipkan jeda lebih panjang sebelum jawaban penting; pilih status terkirim, diterima, atau dibaca untuk pesan keluar.

  3. Pakai media sebagai petunjuk

    Lampirkan gambar, kartu video, voice note, lokasi, atau dokumen ketika relevan dengan cerita. Contoh panduan ini memakai kartu voice note sebagai pemicu pertanyaan. Beri konteks melalui balasan karakter; jangan menggantungkan informasi penting pada suara yang tidak bisa didengar pembaca.

  4. Cek layar, lalu ekspor

    Di tab Tampilan, sesuaikan gaya status bar iOS atau Android, jam perangkat, baterai, dan mode gelap. Baca ulang urutan pesan dalam preview, pastikan waktunya masuk akal, lalu pilih Ekspor PNG. Beri keterangan fiksi saat membagikan hasilnya.

Sebelum kamu mulai

Apakah voice note dan video bisa diputar?

Tidak. Keduanya adalah kartu visual statis. Ekspor PNG tidak berisi audio atau video; lokasi dan dokumen juga berupa representasi visual, bukan kiriman asli.

Apakah editor terhubung ke WhatsApp?

Tidak. AU Studio tidak mengirim pesan atau membaca akun WhatsApp. Ini pembuat mockup fiksi independen, bukan produk resmi atau layanan yang berafiliasi dengan WhatsApp.